Sarasehan dan Pengukuhan Pendekar Kehormatan Perisai Diri

21 April, 2014

Sarasehan dan pengukuhan Pendekar Kehormatan Perisai Diri dalam rangka HUT ke-50 Perisai Diri Bali, dilaksanakan pada Sabtu, 19 April 2014 jam 09:30 WITA di Gedung Mangupraja, Pemkab Badung.

Acara didahului dengan pengukuhan Anak Agung Gde Agung, Bupati Badung, sebagai Pendekar Kehormatan Perisai Diri. Dikukuhkan dengan Surat Keputusan Perisai Diri Pusat, ditetapkan di Surabaya, tanggal 18 April 2014. Pengukuhan ditandai dengan pengenaan sabuk oleh Ketua Dewan Pendekar, Ir. Nur Hasdianto.

Kemudian seluruh keluarga besar Perisai Diri yang hadir memberi Hormat Bunga Sepasang bagi Pendekar Kehormatan yang baru dikukuhkan.

Sarasehan menghadirkan Pembina Perisai Diri Bali I Made Suwetja dengan materi bahasan "Memaknai Perisai Diri dari dalam".

Tari Sekar Jepun, sambutan untuk peserta
























Read more...

8th Perisai Diri International Championship - Bali

Untuk kedua kalinya, Bali menjadi tuan rumah The 8th Perisai Diri International Championship (PDIC) yang digelar di GOR Lila Bhuwana Denpasar.

Sejumlah atlet dari 29 Pengprov Kelatnas Perisai Diri di Indonesia dan tujuh Komisariat Luar Negeri hadir dan berkompetisi mulai tanggal 20 - 25 April 2014. Pengprov Perisai Diri Bali mengajukan diri sebagai tuan rumah, untuk merayakan HUT ke-50 Perisai Diri Bali.

Serangkaian acara HUT PD Bali sudah diawali sejak Februari 2014 dengan gerak jalan santai dan donor darah. Kemudian pada 16 Maret diselenggarakan sembahyang bersama di Pura Agung Besakih dan penanaman pohon di sekitar pura.

Sarasehan, Pengukuhan Pendekar Kehormatan dan acara puncak peringatan HUT diselenggarakan pada 19 April 2014 di dua kabupaten. Sarasehan dilaksanakan di Ruang Mangupraja, Pemkab Badung.
Acara puncak HUT dan welcome party bagi kontingen PDIC diadakan di Puri Agung Gianyar.




Read more...

Pelantikan Pengurus Daerah Bali periode 2008 - 2012

01 December, 2008

Pelantikan dilakukan oleh Ketua Harian PD Pusat, Pendekar Historis Nur Hasdiyanto. Juga dihadiri oleh Ketua Dewan Pendekar (Pendekar Historis Suparjono), Sekretaris PD Pusat (Pendekar Historis Hari Soejanto), Pendekar Historis Rudy Kapojos, Pendekar Historis I Gusti Ngurah Dila, Pendekar Historis Arnowo Adji, Pembina PD Bali (Pendekar Historis I Made Suwetja), Pendekar dan Pendekar Muda se-Bali & NTB, Pengurus Cabang & Unit se-Bali.

PengDa Bali yang baru dilantik, sebagai Ketua Umum adalah I Ketut Bakta (yang pada kepengurusan 2004-2008 sebagai Ketua Harian; dan setelah berpulangnya Mas Made Rai, semua urusan dan tanggungjawab Ketua Umum dilimpahkan kepada Ketua Harian). Wajah-wajah lama masih mendominasi kepengurusan periode 2008-2012 ini, namun terdapat juga wajah-wajah baru sebagai regenerasi. Salah satunya adalah Humas PengDa PD Bali terdiri dari Maria Ekaristi Putu Yuliastari. Diharapkan, Putu Yuliastari (biasa disapa "Gek Yuli")dapat mengembangkan tugas-tugas Humas PD Bali.

Setelah dilantik, pengurus yang baru dilantik mendapat ucapan selamat dari para Pendekar, Pendekar Muda dan pengurus Cabang se-Bali dan kemudian diteruskan dengan Hormat Bunga Sepasang.

Di tempat dan pada hari yang sama, setelah pelantikan PengDa Bali periode 2008-2012 usai, 1 jam kemudian dilakukan perayaan HUT PD Cabang Gianyar ke-42. Acara selain dihadiri keluarga besar PD Gianyar, dihadiri juga oleh Bupati, Ketua DPRD, Kapolres Gianyar dan Muspida Gianyar.
Pada peringatan HUT ke-42 ini, Cabang Gianyar memperkenalkan ke-7 orang Pendekar Muda kepada para hadirin. Pemotongan Tumpeng dilakukan oleh Ketua Umum PD Cabang Gianyar, Pendekar Muda I.B. Gaga Ardana yang kemudian menyerahkan potongan tumpeng tersebut kepada Pembina PD Bali, Pendekar Historis I Made Suwetja.

Acara kemudian dilanjutkan dengan peragaan tehnik-tehnik Perisai Diri baik tangan kosong, bersenjata, dan serang hindar yang dilakukan oleh keluarga PD Gianyar mulai anak-anak usia 8 tahun hingga dewasa usia 65 tahun, mulai dasar I s/d Pendekar Muda, dari pelajar hingga pensiunan Polri.

Acara kemudian ditutup dengan santap malam bersama.

Read more...

Peresmian Padepokan Tampaksiring

25 August, 2008


Salam Bunga Sepasang,
Minggu, 24 Agustus 2008, Kelatnas Indonesia Perisai Diri Ranting Tampaksiring mengadakan peresmian padepokan Tampaksiring. Pada saat yang bersamaan dilakukan syukuran atas beberapa hal.



Acara diisi dengan pemotongan 4 buah tumpeng oleh Pembina PD Bali dan diserahkan kepada yang mewakili PON di Kaltim, yang mewakili Porsenijar, yang mewakili kenaikan tingkat dan Ketua Ranting Tampaksiring.

Sebelum acara pemotongan tumpeng, Pembina PD Bali, I Made Suwetja, memberikan wejangan arti Perisai Diri. Perisai dijadikan pelindung pribadi masing-masing dari ego, amarah, keserakahan, serta nafsu yang tak terkendali. Karena jika setiap anggota keluarga yang tidak dapat memerisai dirinya dengan hal-hal tersebut maka akan timbul sakit, bahaya, dll yang tentunya merugikan diri sendiri.
Dijelaskan juga arti Salam Bunga Sepasang yang mana saat penyebutannya tangan kanan dengan jempol (melambangkan Tuhan YME- Muhammad) menghadap ke atas, telunjuk (Sukma) dan jari tengah (Bayu)terbuka, jari manis (klatar-kleter) dan kelingking (les) di tekuk ke dalam - yang akan musnah dan tak tampak lagi. (seperti tampak pada gambar)

Acara ini berlangsung sederhana namun penuh khidmat, dihadiri oleh ketua cabang dan pengurus daerah Bali.

Pada saat itu juga Ardina, komisi wasit/juri, menyerahkan buku panduan pertandingan IPSI yang di dapat saat penyelenggaraan PON di Kaltim kepada Ketua PengDa, I Ketut Bakta.

Kami juga mohon doa restu bagi kesuksesan Ni Nyoman Suparniti yang menghadapi seleksi Selasa 26 Agustus untuk menghadapi Asian Beach Competition yang akan dilaksanakan Oktober 2008 di Bali. (by Humas Perisai Diri Bali)

Read more...

Hasil PON di Kaltim

28 July, 2008

Keluarga Perisai Diri Bali telah melahirkan penerus Suparniti dan Yamadi Putra; yakni dengan telah berhasilnya atlet Muda PD Bali atas nama Tuti Trisnayanti di kelas B Putri (50 -55 Kg) dan I Wayan Sudarmawan atlet Kls I Putra (85-90 Kg) meraih Emas Untuk Bali di PON KALTIM.


PD Bali menyumbangkan 2 emas dan 1 Perunggu dari 3 Emas yang di raih Bali. Perunggu diraih oleh Nyoman Suparniti Kls D Putri (60 - 65 kg).

Dilihat dari jumlah pesilat Bali yang diberangkatkan, PD Bali meloloskan 4 pesilatnya dan 3 pesilat memperoleh medali.
Hal ini hampir serupa dengan perolehan medali pada PON di Palembang, dimana PD Bali mengirimkan 4 pesilat dan 3 pesilat memperoleh medali, yaitu: Suparniti, Yamadhiputra dan Menik.
Persentase perolehan medali adalah 75%.

Mudah-mudahan di event-event mendatang, PD Bali dapat berkiprah lebih banyak dengan prestasi yang lebih baik.(By Humas Perisai Diri Bali)

Read more...

Kelatnas Indonesia Perisai Diri

24 July, 2008

Perisai Diri membantuku dalam berpikir, berucap dan berlaku. Inilah pijakanku:

Mata Garuda, Langkah Harimau, Lidah Naga, Jiwa Satria, Sikap Tipuan Putri



Read more...