Kecak Api di Kediaman Honorary Konjen Spanyol

16 December, 2008

Menyaksikan tari Kecak sudah belasan bahkan puluhan kali aku lakukan. Tapi menonton tari kecak api pada sebuah private party, baru kali ini aku alami. Wah... surprise tentu saja.

Ya, malam itu aku dan kolega sekantorku diundang oleh Honorary Konsul Jenderal Spanyol di Bali pada private party yang diadakan di kediaman beliau di Ubud.

Pada pesta yang diselenggarakan untuk kalangan terbatas ini kami diberikan suguhan memukau, Tari Kecak Api, yang ditampilkan di stage yang didirikan di bibir tebing. Suguhan ini menjadi menarik karena selain tanpa penerangan kecuali obor para performer, juga permainan bola api dari sabut kelapa oleh pemeran Sugriwa-Subali.
Hal unik lainnya adalah para pendukung Tari Kecak ini. Mereka terdiri dari anak-anak hingga dewasa sehingga ragam suara yang terdengar sungguh indah.

Penari yang memainkan tokoh Sugriwa-Subali benar-benar menjiwai karakter yang dibawakan. Pernahkah anda memperhatikan bagaimana monyet menoleh, menengok dan meletakkan tangannya? Atau saat monyet melirikkan matanya mengintai makanan? Kalau belum pernah, sekali-sekali perhatikan dengan seksama ya, siapa tahu suatu saat anda diberi peran sebagai monyet dalam suatu pagelaran.

Post a Comment