Location Fixer untuk SYZYGY Production

11 January, 2013

Diskusi tentang lokasi syuting dengan Gary Hayes di Lake View, Kintamani
Akhir tahun 2012 masih saya isi dengan menerima tawaran pekerjaan dari SYZYGY Production untuk menjadi Location Fixer pengambilan gambar video promosi pariwisata Indonesia, project dari Kementerian Pariwisata Dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia. Lokasi syuting antara lain: Pura Batur, Danau dan Gunung Batur di Kintamani, Legong di Ubud, Kecak di Pantai Lepang, Taman Ujung, Tanah Lot, Tampaksiring, Jatiluwih, dll.

Tim terdiri dari:
Producer: Wiwit Marzuki
Director: Gary Hayes Leland
Director Of Photograph: Dicky
Gary Hayes dan Fajar mencari "best angle" di Jatiluwih, Tabanan


Diskusi dengan Gary Hayes & Wiwit Marzuki di Lake View, Kintamani


Gary dan Fajar di Jatiluwih, Tabanan


Usai syuting di New Kuta Golf, diskusi di gerbang Bali Pecatu Graha


Syuting Kecak di Pantai Lepang, Gianyar


Menangkap matahari terbit by: Dicky & Reza di Jatiluwih, Tabanan
hiii dingin.... kata Wiwit Marzuki di Jatiluwih, Tabanan

Matahari sudah terbit di Jatiluwih, Tabanan
Komang Parwata alias Totok, mengabadikan panorama Jatiluwih, Tabanan
Tirta Empul, Tampaksiring, Gianyar
Kecak, Pantai Lepang, Gianyar
Dicky in action di Pantai Lepang, Gianyar
Syuting di Taman Ujung, Karangasem
Salah satu sisi lokasi syuting di Taman Ujung, Karangasem
Diskusi di Pura Ulun Danu, Kintamani
Syuting di Tirta Empul Tampaksiring, Gianyar
Tirta Empul Tampaksiring, Gianyar
Pura Ulun Danu, Kintamani, Bangli
Pura Ulun Danu, Kintamani, Bangli

Read more...

Assisting AXIS MUNDI Foundation - "Living Prayer of Hinduism"

13 June, 2012

Kedatangan kru di Ruang VIP 2 Bandara Ngurah Rai, Bali
Diawali dengan komunikasi antara Carlos dari Axis Mundi Foundation dan Lawrence Blair tentang penyelenggaraan syuting film dokumenter di Bali, oleh Lawrence Blair, Carlos di arahkan untuk berkomunikasi dengan saya. Carlos sedang mencari Local and Regional Producer untuk syuting serial film nya yang bertitle: "Living Prayer". Setelah kesepakatan dan persiapan pengurusan dokumen, maka pada tanggal 9 Mei 2012, tim Axis Mundi tiba di Bandara Ngurah Rai Bali. Urusan Immigrasi lancar. Tim yang terdiri dari sembilan orang, menggunakan Visa Journalis sebanyak lima orang dan empat pendamping menggunakan Visa Kunjungan.Urusan Bea Cukai, dimulai dengan pemeriksaan equipment satu-persatu sesuai dengan list yang disahkan Duta Besar RI di Perancis, negara tempat mereka mengajukan Visa.Setelah semua urusan selesai, kami bergerak menuju base camp, di Hotel Tjampuhan, Ubud. Menjelang santap malam, kami briefing sejenak tentang jadwal dan outfit yang wajib kami gunakan selama syuting. Agung Bawantara, asisten saya, mengajarkan bagaimana cara mengenakan kain dan ikat kepala ala Bali. Hal itu untuk memudahkan gerakan para kru saat pengambilan gambar. Mengapa selama syuting kami menggunakan pakaian adat ringan? Karena lokasi syuting kami adalah beberapa Pura di Bali. Tim terdiri dari: Producer: Carlos Vejarano Director: Jean-Claude Lubtchansky Director Of Photography: Mikael Lubtchansky Home base: Hotel Tjampuhan, Ubud
Pemeriksanaan dan Pendataan oleh Bea Cukai Bandara Ngurah Rai di VIP 2
Selamat datang Jean-Claude di VIP 2 Bandara Ngurah Rai
Pengarahan tentang tata cara dan aturan masuk dan syuting di Pura
Agung Bawantara memperagakan cara memakai ikat kepala (udeng)
Agung Bawantara memeragakan cara mengikat kain agar nyaman saat syuting
</

Read more...

Assist Dr. Sir Lawrence Blair: Bali Island of The Dogs (3)

25 October, 2011


Akhirnya, film ini komplit dan beredar. Banyak pengalaman dan pelajaran yang dapat kuambil dari proses ini, terutama bagaimana menjadi "problem solver".


Trailer dari film dokumenter ini dapat di lihat di link berikut:
http://www.youtube.com/watch?v=h4MMS5_HOq4&feature=related

Read more...

Tarsier Towers - Jurnal 5

26 July, 2011

Bersama Frankie, Nestor & Maidy dengan latar belakang Gn. Dua Bersaudara
Syuting, memerlukan berbagai hal dalam persiapannya.
Diawali dengan survey, perijinan sampai persiapan akomodasi, transportasi dan yang pasti urusan logistik. Untuk proyek ini, survey awal dilakukan awal Maret 2011 selama tujuh hari.

Survey awal dilakukan oleh tim lokal. Diteruskan dengan Recee atau peninjauan lapangan oleh Produser, Sutradara, Kameramen, ahli Tarsius, manager produksi lokal dan periset lokal.

Persiapan syuting lainnya adalah alat komunikasi dari base camp ke lokasi di dalam hutan. Komunikasi hanya dapat dilakukan dengan bantuan radio komunikasi (HT). Hal ini karena sinyal telepon seluler tidak memungkinkan.
Kami dibantu tim IT Polda Sulawesi Utara dan tim IT Polres Bitung.


Pada awal syuting, kami beberapa kali mendapat kunjungan antara lain: Wakapolres Bitung Kompol. Joudy Kalalo, Kepala Balai KSDA Sulawesi Utara Bapak Sudiyono, Kapolres Bitung AKBP. Bayu Satake, dan Polisi Jagawana Bitung.
Tim IT Polda Sulawesi Utara menyiapkan pemasangan Radio Repitter
Support dari Tim IT Polda Sulawesi Utara dan Polres Bitung
Kunjungan Wakapolres Bitung, Sulawesi Utara ke base camp di Batu Putih
Berbincang dengan Wakapolres dan Kabag Taud Polres Bitung di base camp

Read more...

Tarsier Towers - Jurnal 4

19 May, 2011

Menyerahkan buku-buku tentang Kota Denpasar kepada Walikota Bitung
Urusan di provinsi sudah beres, lalu menuju ke daerah dimana syuting akan diselenggarakan. Pada project ini, syuting berada di wilayah Kota Bitung. Tanggal 25 April 2011 saya, Melisa, Yunus dan Frans menghadap Walikota Bitung dan diterima oleh Wakil Walikota Bitung, Max J. Lomban, mewakili Walikota yang saat itu sedang bertugas ke Jakarta.


Saya menyerahkan buku-buku tentang Kota Denpasar sebagai cinderamata dari kota asal kelahiran saya.Setelah itu kami pun menghadap Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bitung, Ferry R. Bororing.

Hari itu kami akhiri dengan menghadap, melapor dan mohon dukungan kepada Kapolres Bitung, AKBP Bayu Satake.
Menghadap Kadisbudpar Kota Bitung, Ferry R. Bororong
Menghadap dan melapor kepada Kapolres Bitung, AKBP Bayu Satake

Read more...

Tarsier Towers - Jurnal 3

Meminta arahan tim Bea Cukai Bandara Sam Ratulangi
Tahap persiapan mempersiapkan kedatangan kru asing adalah keimigrasian dan bea cukai. Keimigrasian adalah untuk memastikan bahwa visa yang dipergunakan adalah Visa Jurnalis (tipe B211) yang berlaku selama 60 hari sejak pertama kali memasuki wilayah hukum RI.

Visa Jurnalis di ajukan melalui Kedutaan Besar RI di negara dimana kru berasal. Dalam pekerjaan ini, para kru berasal dari Inggris.
Setelah visa diberikan, proses selanjutnya adalah surat ijin syuting di Indonesia yang dikeluarkan oleh Divisi Perfilman Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata. Divisi inipun memberikan surat keterangan kepada Bea Cukai di Bandara dimana kru akan tiba di Indonesia.

Ijin selanjutnya adalah SIMAKSI, yaitu Surat Ijin Memasuki Kawasan Konservasi yang dikeluarkan oleh Kementerian Kehutanan melalui Balai KSDA. Surat ijin ini diperlukan karena syuting akan berlangsung di hutan konservasi.

Read more...

Tarsier Towers - Jurnal 2

14 May, 2011

Menyerahkan dokumen kepada Kapolda Sulut, Brigjen Pol. Carlo Britz Tewu
Aktivitas syuting berkaitan dengan keamanan. Apalagi melibatkan crew asing. Untuk itu saya menghadap Kapolda Sulut, Brigjen Pol. Carlo Britz Tewu tanggal 21 April 2011. Beliau hari itu baru saja tiba dari dinas ke Jakarta, dan oleh Kospri beliau Kompol Boy Simanjuntak jadwal pertemuan dimajukan dari jam 13.00 menjadi jam 11.00 WITA.

Saya menghadap bersama Agung Bawantara dan Melisa dan melaporkan jadwal kegiatan, nama-nama plus data-data para crew asing, lokasi syuting dan crew lokal.

Saya mohon dukungan beliau untuk di lapangan. Beliau memberi dukungan penuh berupa bantuan kebutuhan operasional untuk kelancaran syuting. Terima kasih Pak Kapolda.
Menjelaskan kelengkapan dokumen syuting kepada Kapolda Sulawesi Utara
Kapolda Sulut memberikan bantuan yang bisa diberikan kepada tim
Perbincangan yang santai dan hangat. Terima kasih Pak Kapolda.

Read more...

Tarsier Towers - Jurnal 1

Bersama Kepala Keamanan Bandara Sam Ratulangi, Manado
Persiapan untuk syuting film dokumenter tentang Tarsius di TWA (Taman Wisata Alam) Batu Putih dan Batu Angus, Tangkoko, Bitung, Sulawesi Utara dimulai sejak 19 April 2011.

Tahap awal adalah menyiapkan dokumen seperti Visa Jurnalis untuk para crew asing (diajukan lewat Kedutaan Besar RI di negara asal), kemudian ijin syuting yang dikeluarkan Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata, kartu Jurnalis oleh Kementerian Luar Negeri, SIMAKSI (Surat Ijin Memasuki Kawasan Konservasi) oleh Kementerian Kehutanan, Keimigrasian dan Bea Cukai (tata cara masuknya peralatan yang akan didatangkan untuk keperluan syuting).

Saya berangkat ke Manado tanggal 19 April 2011 untuk mempersiapkan laporan ke Kapolda dan Gubernur Sulut, Kapolres dan Walikota Bitung, Imigrasi serta Bea Cukai Bandara Samratulangi, plus Kepala Balai KSDA Sulut.

Tanggal 20 April, saya menghadap Assisten Manager Keamanan Bandara Samratulangi, Arief Sirradjudin, untuk mengkoordinasikan persiapan kedatangan tim asing.


Tim terdiri dari: 
Director: Geoff Deehan 
Producer: Mark Wild 
Director of Photography: Mark Sharman

Read more...

Pemilik Alam Semesta memberi ku kesempatan untuk menikmati Ciptaan Nya

26 March, 2011

Betapa tidak? Pagi hari aku masih berada di keramaian kota Manado, tiga jam kemudian aku dan beberapa orang telah berjalan menapaki hutan lindung Tangkoko

Kebahagiaan ku terasa lengkap dengan melihat burung Hornbil di puncak pohon besar, mengepakkan sayapnya dan suaranya seperti helikopter.

Mendengar suara belalang hutan, suara burung Maleo, menyaksikan Tangkasi berlompatan ke luar sarangnya di lubang pohon saat petang hari dan menunggu kedatangan mereka kembali ke sarang di saat subuh.

Mengagumi berbagai tumbuhan dengan lekuk batang dan cabangnya, dan banyak hal lainnya.

Ketenangan hutan berbaur dengan suara deburan ombak dari tepi pantai di sisi Utara hutan. Betapa bersihnya udara di sekitar kami saat itu.

Sungguh, kesempatan yang membuat orang merasa cemburu dengan pengalamanku.


English version:
Owner of the Universe gave me the opportunity to enjoy His Creation

Why not? In the morning I was still in the crowded city of Manado, three hours later me and some people have walked up the Tangkoko's protected forest.

My happiness was complete with a view of Hornbill bird in the big treetops, flapping his wings and the sound like a helicopter.

At the sound of the forest grasshopper, sound of Maleo bird, watch Tangkasi jumped out of its nest in tree holes during the evening and waited for their arrival back to the nest at dawn.

Marvel at the forest tranquility mingled with the sound waves from the beach on the North side of the forest. How clean of the air around us at that time.

Indeed, the opportunity that makes people feel jealous with my experiences.

Read more...

Tiga Film Dokumenter Bali Menang di Jakarta

15 November, 2010

Film dokumenter Bali yang diikutsertakan dalam lomba film dokumenter yang diselenggarakan oleh Kemenbudpar memenangkan tiga penghargaan. Topeng Dalem Sidakarya, Janger Kolok dan Swadharmaning Jro Ring Batur masing-masing menempati posisi I, II dan Harapan II. Karya-karya ini merupakan peserta Lomba Film Dokumenter Bali yang dikaitkan dengan Pesta Kesenian Bali 2010.

Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

Read more...

Assist Versus Media sebagai Manajer Lokasi

14 September, 2010

Pengambilan gambar untuk lagu Earth Song di Villa Ti'i, Canggu
Atas rekomendasi Tess, kami dihubungi oleh Tanya Babic, Creative Director of Versus Media, Sydney.
Begini bunyi penggalan emailnya:

Hi there,
I am a friend of Tess Strelein and Iain Mackenzie's from Australia. Lawrence Blair told me you helped them on a shoot in Bali not so long ago and that I should get in touch with you.

We would like the following locations:

- A large house/villa with a piano for one day
- A busy marketplace and city street for the next day
- beach and the coconut forest nearby as well as the mountain

We would need a location manager from the 2nd September to the 5th of September.

I would also love your advice on who is the best agency to book crew through. I just need a hair stylist and a makeup artist.

Thanks so much! Look forward to hearing back from you.

Kemudian saya membalas email Tanya Babic dan menanyakan beberapa hal berkaitan dengan proses pengurusan ijin, dll.

Akhirnya, proses pengambilan gambar video klip "Earth Song & Kindness" Dewi Sisca Puspita berlangsung tanggal 3, 4 dan 5 September 2010 di lokasi antara lain:
1. Pasar Merta Sari Candikuning, Bedugul
2. Kebun Raya (Botanical Garden) Eka Karya, Bedugul
3. Legong Keraton Beach Hotel, Pantai Berawa, Canggu, Kuta
4. Desa Sembung, Mengwi, Badung
5. Villa Ti’i, Pantai Pererenan, Badung

Terima kasih untuk semua pihak yang telah membantu kelancaran syuting video klip tersebut.
Di Pasar Mertasari, Candi Kuning Bedugul
Di Pasar Mertasari, Candi Kuning, Bedugul
Di Pasar Mertasari, Candi Kuning, Bedugul
Pengambilan gambar untuk lagu "Earth Song" di Kebun Raya Ekakarya, Bedugul
Achun, penata rias untuk Dewi Sisca Puspita

Read more...